Merk Hurley Berawal Dari Seorang Perselancar

Berselancar merupakan salah satu olahraga aksi yang banyak digemari. Kegemaran bermain ombak dengan papan selancar banyak dilakukan oleh mereka yang suka tantangan. Dari kegemaran berselancar, banyak yang akhirnya menjadi atlet profesional dan memenangi banyak kompetisi.

Tempat-tempat surfing dengan ombaknya yang tinggi pun menjadi incaran para peselancar dunia untuk ditaklukkan. Beberapa negara dengan spot surfing terkenal dan menjadi favorit peselancar seperti Amerika Serikat, Australia, Hawaii, Brazil, Maladewa, Peru, dan lainnya.

Bahkan Indonesia tak ketinggalan memiliki tempat berselancar yang sering dijajaki para surfer internasional karena merupakan negara kepulauan dengan beribu pantainya yang indah dan tersebar di pelosok negeri. Pantai Kuta, Canggu, dan pantai Padang Padang di Bali, menjadi tempat favorit peselancar.

Selain itu, ada spot surfing di daerah Pacitan, pulau Nias, dan Mentawai yang juga disukai oleh para peselancar. Rupanya, berselancar bukan cuma soal urusan bermain ombak semata saja. Berselancar telah melahirkan kebudayaan dan gaya hidup yang dipresentasikan dalam bentuk cara berpakaian atau fashion.

Dari kultur berselancar itulah, muncul merk-merk terkenal yang menyediakan berbagai macam perlengkapan surfing dan pakaian. Begitu pun dengan aksesoris lainnya seperti tas & dompet pria Hurley. Merk itu menjadi daya tarik bukan hanya bagi kalangan pehobi selancar semata. Namun, juga diminati oleh semua kalangan bahkan oleh mereka yang tak pernah bermain selancar sekalipun.

Sejarah Singkat Hurley

Pengalamannya sebagai peselancar kelas dunia membuat Bob Hurley tertarik menjalankan bisnis dengan menjual produk-produk bernuansa surfing. Bob Hurley ternyata tak hanya mahir berselancar, ia juga memiliki kecakapan dalam berbisnis. Awalnya, sebuah toko itu digunakan untuk membentuk papan selancar bagi peselancar rekan dan teman-temannya.

Kemudian Hurley mendekati sebuah perusahaan Australia yang kecil, Billabong, dengan usulan menjadi lisensi AS untuk celana pendek papan dan karena gagasan kewirausahaan.  Hurley kemudian menciptakan sebuah perusahaan otonom, Billabong Amerika Serikat, dan mengambil alih desain penuh, manufaktur, pemasaran dan penjualan tanggung jawab di AS.

Menyebabkan Amerika Serikat Billabong untuk menjadi sebuah perusahaan pakaian $ 67.000.000. Datang ke akhir, Hurley kesepakatan dengan pemberi lisensi Australia, Hurley dan tim manajemennya ingin kesempatan untuk kemajuan dari memproduksi ketat produk surfing untuk menampilkan pakaian untuk pasar remaja yang lebih luas.

Dia menyadari bahwa kemerdekaan dari licensor akan melakukan lebih banyak kebebasan, kepuasan serta kesempatan bagi kelompok manajemen, sehingga konsep Hurley Internasional didirikan. Pada tahun 1999, lahirlah Hurley Internasional, surfwear brand yang lantas menuai kesuksesan di kemudian hari.

Kesukesan Hurley membuat Nike tertarik untuk membelinya pada tahun 2002. Langkah Bob Hurley menjual brand Hurley kepada Nike bukanlah tanpa alasan. Ia memang menyukai brand Nike karena dianggap memproduksi sepatu-sepatu terbaik dan selalu mendukung para atlet. Produk-produk Hurley yang tersedia di toko maupun website seperti Blibli.com.

Di antaranya yaitu boardshorts atau celana surfing dengan motif dan desain terbaru. Selain itu, ada pula celana pendek, kaos, hoodies, sweatshirt, jaket, topi, sandal, dan aneka macam aksesoris. Begitu pun dengan tas & dompet pria Hurley. Selain di Bali, Jakarta dan Medan, Hurley pun secara resmi membuka store pertama di Yogyakarta.

Tepatnya di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta lantai 2. Hurley memiliki pangsa pasar yang luas di kota pelajar ini. Tak berbeda jauh di Bali, di Yogyakarta termasuk banyak komunitas-komunitas yang anggotanya didominasi anak muda. produk-produk Hurley dirancang dengan menggunakan teknologi canggih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *