Mengenal Jenis Lantai Kayu

Siapa yang tak ingin memiliki rumah yang indah dengan nilai estetika tinggi? Memiliki rumah yang indah dapat menjadi sebuah kebahagiaan dan kepuasan tertentu. Setelah lelah seharian bekerja, pulang ke rumah yang cantik akan mengurangi sebagian dari rasa lelah tersebut. Salah satu cara mudah untuk memberikan sentuhan estetika pada rumah anda adalah dengan mengaplikasikan lantai kayu.

Pada umumnya, terdapat tiga bentuk lantai kayu yang dapat anda pilih. Yaitu strip yang berupa lidah alur, plank, dengan 3 lebar strip sekaligus, dan parket yang berupa susunan lantai kayu dalam motif tertentu. Selain itu, terdapat beberapa jenis kayu yang dapat anda aplikasikan untuk memperindah rumah anda, di antaranya:

Solid Hardwood Flooring

Lantai kayu tipe ini memiliki ketebalan sekitar 10 mm hingga 18 mm dan dibentuk seperti plank dengan alur dan lidah di bagian sampingnya. Lantai dengan ketebalan 10 mm dapat dipasang hanya dengan lem, sedangkan untuk ketebalan 18 mm perlu menggunakan paku khusus dalam proses pemsangannya.

Lantai kayu jenis ini dapat diamplas ulang setelah pemakaian beberapa lama. Pada umumnya, tidak dilakukan finishing pada lantai kayu jenis Solid Hardwood Flooring, atau dilakukan finishing dasar saja, karena finishing akhir akan dilakukan setelah lantai kayu terpasang. Lantai kayu yang telah dilakukan finishing dasar dapat dilihat dari sisi atas yang lidah dan alurnya dibuat bevel kecil.

Namun, lantai kayu jenis Solid Hardwood Flooring yang terbuat dari kayu solid 100% dapat mengalami penyusutan dan pengembangan yang dipengaruhi lingkungan. Oleh karena itu, pemasangan lantai kayu jenis ini biasanya diberi jarak beberapa milimeter dari dinding untuk memberikan ruang muai dan ditutup dengan plinth lantai.

Engineered Hardwood Flooring

lantai kayu murah jenis Engineered Hardwood Flooring cenderung lebih mudah diinstalasi baik di atas lantai maupun di atas beton hanya dengan menggunakan lem. Lantai kayu jenis ini memiliki konstruksi yang hampir mirip dengan konstruksi lantai plywood yaitu dengan beberapa lapisan kayu yang disusun melintang antar setiap lapisan.

Lantai kayu jenis ini pada umumnya memiliki ketebalan sekitar 15 mm dan telah dilakukan finishing akhir sebelum pemasangan. Finishing yang digunakan pada umumnya adalah dengan jenis ultra violet, sehingga lantai kayu memiliki permukaan yang lebih keras dibandingkan dengan jenis lantai kayu biasa.

Proses finishing akhir yang dilakukan lebih dulu juga menjadikan pemasangan lantai kayu jenis ini menjadi lebih cepat, mudah, dan bersih dibandingkan dengan lantai kayu jenis lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *