Menelisik Korelasi Olah Raga dan Kesehatan Tulang

Tiap-tiap kegiatan serta gerakan badan tentu melibatkan tulang serta sendi. Tulang berperan sebagai penyokong badan serta sendi perlu supaya tulang bisa digerakkan dengan lentur. Untuk memelihara kesehatan keduanya, sebetulnya tak susah. Pertama, penuhi keperluan nutrisi tulang serta sendi dari mulai kalsium, vitamin D, magnesium, glukosamin, sampai kondroitin. Ke dua, sempurnakan dengan teratur olah raga. Kenapa olah raga perlu? Nyatanya, olah raga berguna untuk memelihara supaya kelenturan sendi, menguatkan otot di sekitaran tulang serta sendi, dan menjaga kepadatan tulang.

Olah raga sebagai langkah menghindari pengeroposan tulang memanglah telah banyak dikatakan, namun bagaimana dengan efek buruk olah raga pada kesehatan tulang? Seperti dua segi mata uang, olah raga pun tak selama-lamanya menyehatkan untuk system rangka kita.

Fraktur

Olah raga terlalu berlebih, terlebih yang melibatkan tekanan pada persendian, bisa mengakibatkan patah atau retaknya tulang (stress fracture) karena kelelahan. Sesuai akan hasil studi yang dipublish di jurnal Topics in Magnetic Resonance Imaging, stress fracture banyak mengenai pelari serta jumlah peristiwanya hingga 20% dari semua cedera yang diselesaikan di pelayanan medis olah raga. Retak bisa berlangsung pada beberapa atau semua tulang. Untuk menghindari keadaan itu, kaum dokter merekomendasikan supaya latihan atau kegiatan lari dikerjakan pada permukaan empuk atau berumput.

Resiko Besar pada Pasien Osteoporosis

Pada pengidap osteoporosis, olah raga dapat membawa efek negatif, terutama cedera tulang belakang. Kaum pengidap dianjurkan untuk menjauhi olah raga yang melibatkan gerakan penekukan sendi, peregangan, atau memutar tulang belakang. Joging serta lari pun tak disarakan untuk orang yang mengalami keropos tulang lantaran menambah besar resiko patah tulang.

Baca juga : Pola Makan Sehat Ciptakan Tubuh Lebih Bugar

Jelek untuk Wanita Muda

Menurut American Medical Women’s Association (AMWA), olah raga terlalu berlebih bisa mengakibatkan dampak buruk pada wanita muda.

Olah raga berat menekan produksi estrogen yang lalu memperlambat menstruasi serta pada akhirnya berbuntut pada perlambatan perkembangan tulang.

Kaum wanita muda ini bisa menderita skoliosis, stress fracture, serta osteopenia atau kerapatan tulang yang dibawah normal.

Sakit Punggung

Olah raga yang banyak menciptakan tekanan punggung, seperti angkat besi, bisa menyebabkan sakit punggung. Seperti disoroti National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), kaum pengidap keadaan ini bisa merasakan nyeri otot serta menyusutnya fleksibilltas badan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *