Bangkitkan Energi Tubuh dengan Ling Tien Kung

Di tengah berbagai masalah kesehatan yang semakin komplek, Ling Tien Kung hadir menawarkan solusi alami agar terhindar dan terbebas dari berbagai penyakit. Teknik-teknik gerakannya berfungsi memunculkan kembali energi yang dimiliki manusia namun letaknya tersembunyi di dalam dirinya.

Ling Tien Kung atau tenaga titik nol merupakan teknik untuk mengembalikan kekuatan anggota badan yang bertugas memunculkan energi yang tersimpan di dalam tubuh. Setelah itu, mendistribusikannya, sehingga organ-organ di dalamnya mendapatkan tenaga yang cukup dan bekerja dengan optimal.

Meskipun tubuh mendapatkan asupan nutrisi sesuai kebutuhannya, namun jika alat produksinya rusak atau lemah, otomatis hasil olahannya ikut jelek. Bukan tidak mungkin terjadi antrean panjang pada sistem pencernaan. Karena pada dasarnya, proses metabolisme dikerjakan secara bersamaan membentuk rangkaian bukan hanya satu organ, ada pembagian tugas sesuai fungsinya.

Jadi ketika terjadi kerusakan pada salah satu organ saja akan berimbas pada proses selanjutnya. Akan butuh tambahan waktu untuk menghasilkan sesuatu atau malah tidak bisa menghasilkan apa-pun, sehingga fungsi-fungsi yang lain tidak berfungsi. Akhirnya, tubuh tidak seimbang dan sakit.

Hal yang sama juga berlaku pada kendaraan ber-motor. Ketika aki (accu) motor tidak berfungsi, tentunya ada masalah pada sistem kelistrikannya, memang masih bisa berjalan tapi tidak akan maksimal.

Pada sistem kinerja mesin, magnet berfungsi membangkitkan daya listrik. Untuk itu, magnet dilengkapi dua jenis spul, positif dan negatif. Spul ini berfungsi melipatgandakan arus yang dikirimkan ke aki. Kemudian menyimpannya dan berikutnya disalurkan menuju lampu-lampu saat posisi switch on.

Bagitupun tubuh manusia, berfungsi sebagai aki yang mengatur pergerakan energi di dalamnya. Ketika kondisi pengaturnya bagus, maka pendistribusiannya juga maksimal. Sebaliknya, jika sudah soak/rusak, metabolisme tubuh akan terganggu, bisa beraktivitas namun terbatas.

Ketika setiap organ tubuh mendapatkan suplai energi sesuai kebutuhannya, otomatis kerjanya juga akan maksimal. Berdasarkan analogi aki tadi, aki manusia juga menghasilkan dan mengatur arus listrik (power) yang dihasilkan oleh adanya tegangan.

Tegangan itu sendiri timbul karena ada perbedaan muatan antara dua kutub yakni kutub positif (anode) dan negatif (katode). Dari hasil pengamatan, tubuh manusia mempunyai dua kutub yaitu pusar dan anus. Pusar sebagai kutub negatif yang bersifat statis dan anus sebagai kutub positifnya yang dapat berubah-ubah kondisinya.

Satu hal yang kerap luput dari perhatian yaitu usia. Seiring berjalannya waktu organ tubuh lambat laun mengalami penurunan fungsi, ini kodrati dan tak bisa dicegah dengan cara apapun, namun diperlambat. Salah satunya adalah gerakan Ling Tien Kung yang dipercaya bisa menghambat proses penuaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *