Adhmora (adhmora.com) Mengajak Masyakarat Untuk Hemat Energi

Startup bikinan developer asal Bandung ini mengambil ranah yang maslh sangar jarang tersentuh di tanah air. Web ini memberikan solusi penghematan energi bagl para penggunanya. Adhmora didirikan pada bulan Oktober 2014 lalu oleh empat orang jebolan Fak. Teknik Fisika ITB yaitu Ega Risandy (Energy Expert), Hayyu Sakya (Business Director), Gibran Erlangga (COO) dan Malik Akbar (CEO).. Startup ini telah mendapatkan pendanaan kelas A sebesar 100 juta dari investor yang tidak mau disebut namanya.

Untuk saat ini, Adhmora memang masih menargetkan produk kepada para pemilik gedung dan pemilik perusahaan. Dan mengajak mereka untuk sadar betapa penting penghematan energi bagi lingkungan dan bisa menghemat biaya. Namun mereka juga tidak menutup kemungkinnan mendorong agar konsumen pribadi juga melakukan penghematan energi dengan menggunakan layanan mereka.

Ada dua layanan yang mereka tawarkan, yaitu Energo dan ESPC. Jika anda menggunakan layanan Energo, tim Adhmora akan men-survei apa saja yang bisa dihemat oleh bangunan atau gedung anda. Mulai dari AC, lighting dan lain-lain. Dan mereka akan memasang sebuah perangkat di jaringan listrik untuk memantau penggunaannya tiap detik. Yang nantinya akan dapat diketahui apa saja yang menyebabkan pemborosan.

Semua data itu nantinya bisa diakses lewat web Adhmora dan dapat digunakan untuk acuan. Yang nantinya, anda juga bisa melakukan hal-hal yang dirasa perlu untuk menghematnya. Seperti mematikan AC atau lampu di saat tidak penting.

Kemudian jika penghematan energi dirasa kurang, Adhmora menawarkan layanan kedua, yaitu ESPC. Di layanan ini, Adhmora akan mengganti semua komponen yang dirasa boros dengan perangkat dan komponen baru yang lebih irit dan hemat daya.

Di layanan ESPC ini, anda bisa memilih membeli perangkat atau komponen dengan uang anda sendiri atau lamgsung via Adhmora. Ketika anda ingin membeli sendiri, Adhmora akan bertindak sebagai advisor.

Untuk saat ini, Adhmora masih bersaing dengan kompetitor terdekat, yaitu badan energi milik negara – PT. Energy Management Indonesia (EMI). Layanannya pun mirip. Bedanya cuma kalau EMI hanya fokus melayani bangunan-bangunan milik BUMN. Selain EMI, di sektor swasta Adhmora juga harus bersaing dengan PT. Arkon Pratama. Sebuah badan konsultasi energi dengan layanan yang juga mirip.

Untuk lebih menggencarkan edukasi tentang pentingnya penghematan energi, Adhmora mengajak sebuah komunitas di Bandung yang bernama Earth Hour Bandung dan Jaringan Komunikasi Bandung Bijak Energi. Adhmora juga salah satu pendukung gerakan SEMALAM (SErentak MAtikan LAMpu) yang diadakan di Bandung.

Plan ke depan, Adhmora.akan mengembangkan fitur-fitur dalam layanan Energo untuk memicu sikap kompetitif dalam melakukan penghematan energi yang lebih besar lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *