7 Cara Mengatasi Petir Saat Mendaki Gunung

Mendaki gunung memang jadi salah satu kegiatan yang penuh resiko, jika kamu tak berhati-hati. Bisa saja para pendaki terkena hiportemia, cedera akibat terjatuh karena medan yang licin atau diserang binatang buas.

Resiko para pendaki tak berhenti di sini, karena jika hujan akan ada petir. Pasti kamu masih ingat, jika pada pertengahan bulan tahun ini ada tiga pendaki yang meninggal akibat tersambar petir saat mendaki Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah.

Kejadian naas tersebut terjadi, karna sambaran petiri saat berada di dekat sebuah menara di puncak saat kondisi cuaca hujan.

Lalu, bagaimana caranya, agar kejadian yang kurang menyenangkan tersebut tak terjadi lagi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari tersambar petir saat berada di gunung. Berikut tips-nya:

  1. Jika memang terpaksa mendaki dalam kondisi hujan, maka siasati dengan mencari tahu kondisi cuaca di gunung yang akan didaki. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menghubungi tim di basecamp
  2. Jangan berada di padang rumput yang luas, puncak, atau punggungan gunung yang terbuka.
  3. Hindari berlindung di bawah pohon yang tinggi, karena saat petir menyambar pohon, aliran listrik akan merambat ke tanah dan berbahaya bagi pendaki. Jika terpaksa, kamu bisa berlindung pada pohon yang berdiri lebih rendah.
  4. Sebaiknya matikan alat-alat yang memancarkan atau menerima gelombang seperti telepon seluler, HT (Handy Talky), GPS atau radio. Kenapa? Gelombang yang dipancarkan dari peralatan ini bisa memancing petir untuk menyambar. Jika kamu ingin tetap menyalakan handphone boleh saja, asal dinyalakan mode pesawat.
  5. Ingat! Jika mendirikan tenda di tempat terbuka, pilih daerah lembah atau daerah rendah lainnya.
  6. Ada baiknya kamu, menghindari aksesori berbahan logam. Pasalnya jenis bahan ini adalah penghantar listrik sekaligus bisa menangkap kilat.
  7. Alasi tubuh dengan ransel, matras atau bahan anti konduktor lain. Hal ini untuk menghindari tubuh agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

petir

Jenis-jenis Petir

Lalu petir apa yang biasa menyerang para pendaki? Sebelum itu ada baiknya mengenal jenis-jenis petir.

  1. Ball Thunder

Petir jenis ini seringkali muncul karena adanya tekanan udara yang sangat tinggi dan juga karena adanya tekanan tekanan thermodinamik di udara.
Maka dari itu jenis petir ini kerap kali menyambar bangunan dan juga gedung yang tinggi dan menjadikannya salah satu petir yang bisa sangat mengancam manusia yang berada di gedung tinggi.

Fenomena ini kerap dikaitkan dengan petir yang ada di Yunani Kuno dan membuatnya terus diteliti oleh para peneliti.

  1. Multiple Striker And Exposure

Petir ini jadi salah satu petir yang paling berbahaya, selain menyebabkan kematian, perti ini juga memiliki lintasan panjang yang memiliki sambaran panjang yang muncul ketika bumi diselimuti angin dan juga badai besar

 

  1. Deadly

Dari namanya sudah tergambarkan dampak dari petir ini. Konon kabarnya dahulu di Amerika Serikat setiap tahunnya terjadi 50 kasus, karena petir ini.

 

Petir Deadly memiliki kecepatan sambaran yang tinggi sehingga bisa langsung menyambar orang yang ada di sekitarnya. Biasanya petir ini akan mucul ketika ada badai atau sedang hujan.

 

  1. Elmo’s Fire

Macam petir yang berikutnya ini adalah sebuah petir yang bernama St. Elmo’s Fire.

 

Petir jenis ini adalah petir yang telah terkenal sejak jaman peradaban Yunani Kuno dan terkenal sebagai petir yang paling berbahaya. Petir St. Elmo’s Fire ini memiliki warna biru yang kerap disebut sebagai api biru dan menjadi salah satu ancaman besar bagi peradaban jaman dahulu hingga saat ini.

 

Bahkan karena menakutkan, petir ini bisa disebut sebagai salah satu terciptanya roh dan hantu Yunani Kuno yang dipercayai. Bahkan para warga memiliki sebuah ritual yang digunakan untuk menangkal petir ini dan terus dilakukan bagi warga yang masih percaya.

 

  1. Vulcanic Triggered Lighting

Hadirnya petir jenis ini karena letusan gunung berapi. Jika letusan gunung berapi ini sangat besar, dimana material dan gas dimuntahkan oleh gunung berapi dapat memicu terjadinya petir.

 

Oleh sebab itu, pada saat gunung meletus biasanya kita juga mendengar dentuman petir yang bertubi-tubi.

 

  1. Petir Re Strike

Petir ini jadi salah satu petir paling berbahaya, dimana terjadi sambaran petir yang sangat kuat yang diikuti oleh sambaran petir berikutnya di tempat yang sama.

 

Petir ini dapat terdiri dari beberapa petir individu yang terjadi bersamaan dan menyebabkan “stroble light” yaitu terjadinya petir yang hampir bersamaan dalam jeda hanya 40 milidetik.

 

  1. Mind Blowing Beauty

Petir ini terbilang cantik, karena memancarkan warna-warna yang dapat berbeda beda tergantung dengan kondisi cuacanya.

 

Oleh sebab itu merupakan salah satu dari jenis-jenis petir berbahaya yang cantik. Warna petir ini dipengaruhi oleh debu, kabut dan cuaca, apakah sore, pagi atau siang hari.

 

 

Nah, bagi kamu yang mau booking tiket pesawat online dengan harga tiket pesawat promo berlimpah, cek reservasi.com aja ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *