Mengenal Profil, Pelatih, Kapten, Dan Pemain Terbaik PSS Sleman



PPS adalah singkatan dari Perserikatan Sepakbola Sleman yang merupakan sebuah klub sepak bola yang bermarkas di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. PSS Sleman yang didirikan pada 20 Mei 1976 ini merupakan salah satu klub sepak bola yang disegani di Indonesia. PSS Sleman ini tidak hanya mendapat julukan sebagai tim Elang Jawa atau Elja saja, tetapi sering juga diberi julukan Laskar Sembada. 

Prestasi tertinggi yang berhasil diraih tim Laskar Sembada dalam komptesi kasta tertinggi ini adalah dua tahun berturut turut menempati empat besar pada Divisi Utama Liga Indonesia 2003 dan Divisi Utama Liga Indonesia 2004. PSS Sleman memiliki supporter yang sangat militant dan terkenal hingga ke luar negeri yaitu Slemania yang beraliran Mania dan Brigata Curva Sud (BCS x PSS) yang beraliran Ultras.  

Dilansir dari berita terkini, Dejan Antonic secara resmi ditunjuk sebagai pelatih baru PSS Sleman. Dirinya akan mendampingi tim PSS Sleman memulai laga pertamanya menghadapi PSM Makassar. Dejan Antonic menggantikan posisi pelatih sebelumnya yaitu Eduardo Perez Moran yang mengundurkan diri dari kursi kepelatihan PSS Sleman pada Sabtu, 22 Februari 2020. 

Yang menjadi kapten PSS Sleman saat ini adalah Bagus Nirwanto. Jika membicarakan tentang Bagus Nirwanto, maka dirinya adalah bek yang sangat tenang dan disiplin saat bertahan. Pemain ini juga saat menyerang memiliki kemampuan crossing yang cukup baik. Bagus Nirwanto berhasil mencatat 13x crossing dengan presentase keberhasilan hingga mencapai 38 % pada 5 laga awal. Presentase tersebut yang terbaik diantara pemain PSS Sleman lainnya. Dilansir dari bolanusantara.com, tetapi tidak hanya itu saja prestasinya, karena Bagus Nirwanto juga terpilih sebagai sebelas pemain terbaik di pekan ke-27 Liga 1 2019. Pemain kelahiran 26 tahun silam itu dinilai dapat bermain dengan apik di lini belakang PSS Sleman saat menahan pemuncak klasemen Liga 1 2019, Bali United saat bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Rabu (6/11/2019). Pria asal Sidoarjo tersebut berhasil mematikan pergerakan trisula maut yang dimiliki oleh tim besutan Stefano Cugura Teco tersebut. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *